10 cara menurunkan berat badan saat hamil paling mudah – Suatu hal yang menyenangkan apabila memiliki kehamilan yang sesuai rencana. Baik itu anak yang pertama, kedua bahkan anak kembar sekaligus, oleh karena itu kehamilan yang terencana bisa menjauhkan ibu dari segala gangguan kehamilan.

 

Tapi karena ibu hamil memerlukan asupan nutrisi yang tepat, kebanyakan mereka memilih makan dalam porsi yang banyak. Ibu berpikir apa yang mereka makan hanya untuk janin, sehingga kaget saat mengalami obesitas. Obesitas saat hamil memiliki bahaya seperti diabetes, bayi besar dalam kandungan dan masalah janin lainnya, oleh sebab itu ibu harus mengatur berat badan nya.

Cara menurunkan berat badan saat hamil

Berikut ini beberapa cara menurunkan berat badan saat hamil yang bisa ibu jadikan alternatif dan mudah untuk diikuti

1. Mengetahui jumlah berat badan yang akan diturunkan

Kebanyakan ibu hamil yang ingin menurunkan berat badan nya hanya berpikir supaya cepat berhasil turun beberapa kilogram, mereka tidak berpikir mengenai asupan nutrisi yang dibutuhkam janin. Berlebihan dalam menurunkan berat badan akan menyebabkan resiko terhadap janin seperti berat janin yang berkurang dan kekurangan nutrisi.

Hal pertama yang harus ibu lakukan adalah dengan menghitung berapa berat badan ideal yang harus dicapai, tapi ibu dan janin harus tetap sehat dan kebutuhan nutrisi tercukupi. Cara perhitungan dasar yang bisa digunakan adalah dengan perhitungan Body Mass Index (BMI).

Berikut ini dasar perhitungan terhadap kenaikan berat badan ibu hamil sesuai BMI:

  • Dikatakan obesitas jika nilai BMI 30 atau lebih dengan penambahan berat badan 4.9 kg – 9 kg.
  • Nilai BMI 25 – 29.9 : penambahan berat badan 6.8 kg – 11.33 kg.
  • Nilai BMI normal 18.5 – 24.9 : penambahan 11.33 kg – 15.8 kg.
Baca Juga  7 Tanda Tanda Menstruasi Pada Anak

2. Menurunkan konsumsi kalori harian

Cara menurunkan berat badan saat hamil berikutnya adalah dengan menurunkan konsumsi makanan yang memiliki jumlah kalori berlebih. Ibu hamil perlu mengetahui berapa jumlah kalori yang dibutuhkan per hari nya untuk dia dan janin, jangan sampai berlebihan, karena hanya akan menambah berat badan.

Setiap hari nya ibu hamil memerlukan setidak nya 1700 kalori untuk menjaga janin mendapatkan asupan nutrisi yang cukup. Untuk itu ibu bisa berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter untuk membuat rencana kalori harian.

3. Latihan untuk ibu hamil

Pada saat hamil bukan berarti ibu tidak boleh berolahraga, dengan alasan untuk menjaga kehamilan nya. Justru ibu dianjurkan untuk berolahraga secara teratur agar tidak kelebihan berat badan. Cukup latihan 30 menit setiap hari sudah dapat membakar kalori yang berlebih.

Syarat untuk memilih olahraga bagi ibu hamil adalah latihan yang tidak memiliki banyak gerakan ekstrem yang bisa membahayakan ibu dan janin. Pilihlah latihan dengan gerakan yang ringan dan lakukan secara berulang- ulang. Banyak senam khusus buat ibu hamil yang bisa dijadikan rujukan.

Berikut ini beberapa olahraga buat ibu hamil yang bisa anda coba:

  • Senam hamil sesuai usia kehamilan
  • Jalan pagi
  • Renang
  • Yoga
  • Berkebun
  • Latihan pernapasan yang bisa berguna pada saat melahirkan

4. Menjaga berat badan di awal kehamilan

Normal nya kenaikan berat badan yang baik itu ketika usia kehamilan memasuki trimester kedua dan ketiga. Hal ini sangat penting untuk perkembangan janin yang ada dalam kandungan. Bagi ibu yang sudah mengalami kenaikan berat badan di awal kehamilan, pastinya akan mengalami kesulitan menentukan berat badan yang ideal di trimester kedua dan ketiga.

Oleh karena itu perlu nya pengkajian lebih lanjut antara ibu hamil dan dokter, untuk menentukan asupan nutrisi yang tepat saat usia kehamilan memasuki trimester kedua dan ketiga. Sekaligus untuk mengontrol berat badan ibu agar tidak obesitas dan kesehatan janin tetap terjaga.

Baca Juga  Cara Memutihkan Ketiak Secara Alami

5. Tidak mengurangi kalori dan olahraga berlebihan

Memiliki berat badan yang berlebih menjadi kekhawatiran sendiri bagi ibu hamil, sehingga tanpa pikir panjang mereka sering sekali mengurangi kalori dalam jumlah yang besar. Tidak cukup sampai disitu, banyak juga ibu hamil yang melakukan olahraga secara berlebihan.

Tindakan-tindakan tersebut justru sangat berbahaya karena ibu hamil bisa mengalami resiko keguguran. Mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat lebih baik dari pada hanya ingin menurunkan berat badan. Obesitas memang tidak baik bagi ibu yang sedang mengandung, tapi ibu juga perlu untuk memberikan nutrisi yang dibutuhkan janin.

6. Biasakan makan dengan porsi kecil

Di trimester pertama kehamilan, ibu akan mengalami masalah morning sickness. Keadaan ini dapat membuat ibu kekurangan nutrisi dan berat badan turun. Tapi ibu diharuskan untuk mendapatkan cukup makanan sehingga berat badan tetap ideal sesuai dengan nilai BMI.

Cara yang tepat untuk ini adalah dengan membiasakan makan dalam porsi yang kecil tapi sering. Metode ini selain bisa mengontrol berat badan juga dapat menjaga perut ibu tidak kosong dan sakit. Kebiasaan ini bisa dilakukan sejak awal kehamilan sampai melahirkan.

7. Mencukupi kebutuhan vitamin bagi ibu hamil

Vitamin sangat dibutuhkan untuk ibu hamil. Manfaat vitamin adalah untuk menjaga tubuh ibu tetap sehat dan tidak gampang terserang penyakit menular. Bukan itu saja , ternyata vitamin dapat mengelola berat badan yang ideal karena berbagai jenis vitamin bisa membantu proses pembakaran kalori.

Vitamin untuk ibu hamil terbagi jadi 2 kelompok, yakni vitamin buatan berdasarkan resep dari dokter, dan vitamin alami yang berasal dari buah, sayuran dan makanan lain. Selain itu susu juga bagus buat ibu hamil untuk mendapatkan berat badan yang ideal.

Baca Juga  Penyebab Infeksi Kulit Pada Bayi dan Cara Perawatannya

8. Makanan sehat untuk ibu hamil

Cara menurunkan berat badan saat hamil berikut nya adalah dengan mengkonsumsi makanan sehat. Sehat disini bukan hanya dari kebersihan nya saja, tapi makanan sehat yang dimaksud adalah harus mencukupi unsur nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu dan janin, jangan sampai berlebihan.

Makanan sehat yang bisa ibu hamil konsumsi, seperti sayuran yang di masak matang, buah, susu rendah lemak, produk susu rendah lemak, makanan yang mengandung asam folat dan makanan rendah lemak.

9. Jangan makan garam berlebihan

Untuk ibu hamil saat memasak atau mengkonsumsi makanan sebaik nya jangan menggunakan garam yang berlebihan. Karena garam dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan, khususnya menyebabkan obesitas. Garam jugs bisa mengganggu keseimbangan cairan elektrolit dalam tubuh ibu.

Terlalu banyak garam akan menyebabkan ibu hamil selalu merasa haus, efek lainnya ibu bisa terserang penyakit hipertensi, stroke hingga preklampsia. Dengan mengontrol penggunaan garam pada makanan dapat menjaga ibu dan janin tetap sehat.

10. Kurangi mengkonsumsi makanan instan

Cara menurunkan berat badan saat hamil berikutnya adalah dengan mengurangi semua jenis makanan ringan maupun makanan instan. Konsumsi makanan instan secara berlebihan tidak bagus buat ibu hamil dan janin. Berbagai bahan yang terdapat pada makanan instan seperti pengawet makanan, pemanis buatan dan bahan kimia lainnya memiliki efek buruk bagi ibu hamil.

Berbagai bahan kimia yang terdapat pada makanan instan, memiliki dampak buruk bagi kesehatan ibu dan janin. Bahkan efek dari makanan tersebut bisa menyebabkan gangguan mental seperti autisme pada bayi yang baru lahirkan. baca juga Tips Jitu Menjaga Badan Agar Tetap Langsing